

"Kanker Tidak Menunggu, Kenapa Kita Menunggu?" Deteksi Dini, Selamatkan Hidup

Hari Kanker Sedunia 2025 (yang diperingati setiap tanggal 4 Februari) ini jadi momen penting banget buat kita semua. Jika dimisalkan, kanker itu seperti pencuri, datang tanpa permisi. Tapi, kita bisa kok melawan, caranya adalah dengan deteksi dini dan hidup sehat!
Nah, tema Hari Kanker Sedunia 2025 ini pas banget, "Kanker Tidak Menunggu, Kenapa Kita Menunggu? Deteksi Dini, Selamatkan Hidup". Tuh kan, bener banget! Kanker itu nggak peduli kita lagi sibuk masak, nyuci, atau arisan, dia tetap saja bisa datang. Makanya, jangan tunda-tunda buat deteksi dini, ya!
Yayasan Kanker Indonesia (YKI) bareng AstraZeneca Indonesia dan AQUA Indonesia menggelar acara keren nih di Hotel Sahid Jakarta pada Rabu, 19 Februari 2025. Mereka membicarakan tentang pentingnya deteksi dini kanker dan gaya hidup sehat untuk mencegah dan mengobati kanker.
Data GLOBOCAN 2022 menunjukkan di Indonesia ada 408.661 kasus baru kanker dan 242.988 orang meninggal karena kanker. Banyak banget, kan? Tiga jenis kanker yang paling banyak di Indonesia itu kanker payudara, paru, dan serviks.
Prof. DR. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, SpPD-KHOM, FINASIM, FACP, Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI) mengatakan, kanker itu bisa dicegah dan disembuhkan jika ditemukan pada stadium awal. Jadi, deteksi dini itu penting sekali.
“Sebagai penyakit tidak menular yang paling umum dan berdampak besar pada masyarakat, kanker dapat dicegah dan disembuhkan jika ditemukan pada stadium awal. Oleh sebab itu, deteksi dini sangatlah penting sebab dapat meningkatkan kesempatan hidup dan mengurangi risiko kematian jika ditemukan pada stadium awal. Setiap stadium akan membutuhkan perawatan dan pengobatan yang semakin rumit meski adanya teknologi terkini dalam perawatan,” jelas Prof. Aru.
Esra Erkomay selaku President Direktur AstraZeneca Indonesia menjelaskan, ”Selama lebih dari 54 tahun, AstraZeneca Indonesia senantiasa berkomitmen untuk memimpin revolusi dalam onkologi dan mendefinisikan ulang perawatan kanker. Kami mendorong berbagai batasan dalam ilmu pengetahuan untuk memahami kanker dan kompleksitasnya, serta menemukan dan menyediakan berbagai obat dan solusi inovatif. Kami juga terus berupaya untuk meningkatkan kelangsungan hidup para pejuang kanker, berinovasi untuk terapi target yang ada dan baru, serta mengubah cara kanker didiagnosis dan diobati. Kami sadar bahwa jika diagnosis dini dikombinasikan dengan pengobatan inovatif yang tepat, dapat secara signifikan meningkatkan hasil dan kualitas hidup pasien. Melalui kolaborasi lintas sektor, kita dapat menghilangkan kanker sebagai penyebab kematian.”
Dalam pembahasan bertajuk “Pentingnya Diagnosis Dini untuk Mendeteksi Kanker”, Prof. Aru menjelaskan, “Diagnosis kanker dini sangat penting karena dapat meningkatkan kesempatan hidup dan mengurangi risiko kematian akibat kanker, diawali dengan penentuan tahap kanker dan memilih pengobatan yang tepat."
Prof. Aru juga menjelaskan bahwa teknologi dapat membantu meningkatkan akurasi diagnosis kanker dini. "Teknologi seperti mammografi, ultrasonografi, dan MRI dapat membantu dokter mendeteksi kanker pada tahap awal," kata Prof. Aru.
Selain itu, Prof. Aru juga menjelaskan, bahwa gejala-gejala awal kanker seperti perubahan pada bentuk fisik bagian tertentu, perdarahan tidak normal, dan penurunan berat badan secara tidak normal perlu diperhatikan. "Pemeriksaan kesehatan rutin juga sangat penting untuk mendeteksi kanker pada tahap awal," jelas Prof. Aru.
Dalam menjelaskan tentang “Tahapan Kanker dan Perkembangan Pengobatan Kanker", Prof. Aru mengatakan bahwa tahap-tahap kanker ditentukan berdasarkan ukuran tumor, penyebaran kanker ke kelenjar getah bening, dan penyebaran kanker ke bagian tubuh lainnya.
"Pengobatan kanker dapat disesuaikan dengan jenis kanker dan kondisi pasien," ungkap Prof. Aru. Prof. Aru juga menerangkan, bahwa penyebaran kanker (metastasis) dapat memengaruhi tahap kanker dan pengobatan yang diperlukan. "Pengobatan kanker dapat melibatkan operasi, kemoterapi, radioterapi, dan terapi target," kata Prof. Aru.
Widya Adelin, penyintas kanker dari Komunitas Penyintas Kanker YKI, berbagi pengalaman tentang bagaimana ia memutuskan untuk melakukan diagnosis kanker dan menghadapi hasil diagnosis kanker.
"Saya sangat bersyukur karena melakukan diagnosis kanker dini, sehingga saya dapat mendapatkan pengobatan yang tepat dan kesempatan hidup yang lebih baik," kata Adelin.
Adelin juga menjelaskan bahwa pengalaman diagnosis kanker dini telah memengaruhi pandangannya tentang hidup dan mendorongnya untuk mendorong deteksi dini kanker. "Saya ingin berbagi pengalaman saya dengan orang lain, sehingga mereka juga dapat melakukan deteksi dini kanker dan mendapatkan kesempatan hidup yang lebih baik," jelas Adeline.
Selain deteksi dini, hidup sehat juga penting sekali untuk mencegah kanker. Makan makanan bergizi, olahraga teratur, dan istirahat yang cukup.
Yayasan Kanker Indonesia mengajak kita semua buat lebih peduli tentang pentingnya deteksi dini dan gaya hidup sehat untuk mencegah dan mengobati kanker. Ingat, ya! Kanker nggak nunggu, kita juga nggak boleh nunggu! Deteksi dini itu kunci buat selamatkan hidup!