ads

Kendali Penuh di Tangan Perempuan: Skrining Kanker Serviks Kini Lebih Aman dan Nyaman Tanpa Harus Keluar Rumah

Novita Sari - Senin, 25 Mei 2026
Ki-ka: Liana Kuswandi, Direktur Utama PT Prodia Widyahusada Tbk dan Lee Poh Seng, Direktur, Diagnostics Division, PT Roche Indonesia. Foto: Ist
Ki-ka: Liana Kuswandi, Direktur Utama PT Prodia Widyahusada Tbk dan Lee Poh Seng, Direktur, Diagnostics Division, PT Roche Indonesia. Foto: Ist
A A A

Kesibukan harian dan rasa sungkan sering kali menjadi alasan utama bagi banyak perempuan untuk menunda pemeriksaan kesehatan reproduksi. Padahal, menjaga kesehatan adalah sebuah pilihan sadar untuk melindungi masa depan, bukan sesuatu yang harus ditunggu hingga gejala penyakit muncul.

Salah satu ancaman terbesar bagi perempuan yang berkembang diam-diam tanpa gejala adalah kanker serviks, yang dipicu oleh infeksi Human Papillomavirus (HPV) risiko tinggi.

Guna mendobrak batasan psikologis seperti rasa takut, risih, hingga keterbatasan waktu yang selama ini membayangi para perempuan, sebuah inovasi medis modern resmi dihadirkan di Indonesia. Metode deteksi dini kini bertransformasi menjadi jauh lebih personal, praktis, dan sangat menjaga privasi melalui sistem pengambilan sampel mandiri (self-collection).

Kendali kesehatan reproduksi kini dalam genggaman. Foto: Ist
Kendali kesehatan reproduksi kini dalam genggaman. Foto: Ist

Transformasi Skrining Modern yang Mengutamakan Kenyamanan

Jika selama ini pemeriksaan area sensitif identik dengan prosedur konvensional yang dilakukan langsung oleh tenaga medis di fasilitas kesehatan, inovasi terbaru bernama My HPV-Test menawarkan pengalaman yang sepenuhnya berbeda. Layanan ini memungkinkan setiap perempuan untuk melakukan pengambilan sampel secara mandiri menggunakan alat swab khusus yang dirancang sedemikian rupa agar aman dan mudah digunakan.

Prosedur ini bisa dilakukan di mana saja, termasuk di dalam kamar rumah sendiri. Menggunakan metode Real-Time PCR, tes ini mampu mendeteksi 14 genotipe HPV risiko tinggi yang menjadi pemicu utama kanker serviks, termasuk tipe 16 dan 18 yang paling diwaspadai di dunia. Langkah-langkah penggunaannya pun sangat sederhana dan dilengkapi dengan petunjuk serta video tutorial yang jelas. Kehadiran inovasi ini bahkan telah diakui secara global sebagai salah satu penemuan revolusioner dalam sistem skrining kesehatan perempuan di dunia.

Validasi Klinis dan Akurasi Tinggi demi Keamanan Pasien

Meskipun sampel diambil secara mandiri tanpa pendampingan langsung dari tenaga kesehatan, aspek akurasi medis dari metode ini tidak perlu diragukan. Studi percontohan yang dilakukan bersama institusi kesehatan menunjukkan hasil yang sangat positif: tingkat korelasi dan akurasi sampel yang diambil sendiri mencapai hampir 99%, setara dengan hasil pengambilan sampel konvensional oleh tenaga medis profesional.

Fleksibilitas ini didukung penuh oleh integrasi layanan digital melalui aplikasi U by Prodia. Seluruh rangkaian proses—mulai dari pemesanan kit pemeriksaan, pengiriman alat ke rumah atau kantor, hingga penjemputan sampel kembali ke laboratorium—dapat diatur dengan mudah melalui ponsel pintar tanpa dikenakan biaya pengiriman tambahan. Hal ini menjadi solusi cerdas, terutama bagi para profesional urban yang dinamis dan membutuhkan efisiensi waktu tinggi.

Peluncuran layanan My HPV-Test dengan metode pengambilan sampel mandiri. Foto: Ist
Peluncuran layanan My HPV-Test dengan metode pengambilan sampel mandiri. Foto: Ist

“Kami ingin pengalaman skrining menjadi bagian dari gaya hidup sehat yang rutin dan memberdayakan. Bersama Roche Indonesia, kami menghadirkan layanan yang memungkinkan perempuan Indonesia memiliki akses langsung untuk mengontrol kesehatan mereka, mulai dari pemesanan kit melalui aplikasi, kenyamanan pengambilan sampel secara mandiri, hingga akses hasil yang cepat dan akurat,” ujar Liana Kuswandi, Direktur Utama PT Prodia Widyahusada Tbk, Minggu 24 Mei 2026 di Jakarta.

“Inovasi self-collection kami dianugerahi penghargaan "Best Invention of 2024" yang menegaskan pengakuan global terhadap efektivitas dan dampak revolusioner inovasi ini dalam mentransformasi sistem skrining kesehatan perempuan di seluruh dunia. Studi percontohan yang kami lakukan bersama Kementerian Kesehatan, Jhpiego, dan Bio Farma di Surabaya menunjukkan bahwa 75% dari target perempuan berhasil melakukan pemeriksaan mandiri dengan akurasi sampel mencapai hampir 99%. Ini membuktikan bahwa metode self-collection efektif membantu mengatasi hambatan psikologis maupun ketidaknyamanan dalam skrining,” terang Lee Poh Seng, Direktur, Diagnostics Division, PT Roche Indonesia dalam kesempatan yang sama.

Dalam kesempatan tersebut juga diadakan sesi Health Talk bersama pakar kesehatan yang bertajuk “Own Your Health, Own Your Power: Empowering Women with Access, Choice, and Comfort to Own Their Health and Protect Their Future”.

Foto: Novi
Ki-ka: Dr. Rina Triana, M.Farm, Apt. (moderator), dr. Astrid Fransisca Padang, Sp.OG., Subsp., KFM, dan Agnes Sartika Husin dari Prodia Digital Indonesia. Foto: Novi

Dimoderatori oleh Dr. Rina Triana, M.Farm, Apt., Health Talk tersebut menghadirkan 2 narasumber yaitu dr. Astrid Fransisca Padang, Sp.OG., Subsp., KFM dan Agnes Sartika Husin dari Prodia Digital Indonesia.

Diskusi menyoroti urgensi skrining rutin dan deteksi dini sebagai kunci utama dalam menurunkan angka kanker serviks di Indonesia. Selain membahas pentingnya meningkatkan kesadaran perempuan terhadap skrining rutin dan deteksi dini, para narasumber juga menekankan bahwa skrining My HPV-Test dengan metode self-collection telah terbukti secara klinis memiliki tingkat akurasi yang setara dengan pengambilan sampel konvensional oleh tenaga medis.

Pendampingan Medis Pasca-Pemeriksaan secara Menyeluruh

Layanan kesehatan preventif yang baik tidak berhenti hanya sampai keluarnya lembar hasil laboratorium. Sadar akan pentingnya ketenangan pikiran bagi pasien, sistem ini menyediakan layanan tindak lanjut (follow-up) yang komprehensif. Setelah hasil pemeriksaan keluar dan dapat diakses langsung melalui aplikasi, pengguna dapat memanfaatkan layanan konsultasi dokter secara gratis melalui fitur chat.

Apabila ditemukan hasil yang memerlukan perhatian khusus atau terdeteksi positif, dokter online akan segera memberikan edukasi awal yang menenangkan sekaligus memberikan rujukan ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan (objin) terdekat untuk penanganan medis lebih lanjut.

Melalui kehadiran teknologi pencegahan yang mutakhir dan mudah diakses ini, setiap perempuan kini memiliki kendali penuh atas perlindungan kesehatan tubuhnya sendiri. Menunda pemeriksaan sama saja dengan menyerahkan kesehatan pada sebuah kebetulan. Sebaliknya, melakukan deteksi dini secara berkala adalah langkah nyata untuk memastikan masa depan yang lebih sehat, produktif, dan bebas dari ancaman kanker serviks.

Kids Zone
Zona di mana buah hati Anda dapat menikmati kisah-kisah seru dalam bentuk cerita dan komik, mengeksplorasi artikel pengetahuan yang menyenangkan, serta permainan yang menarik untuk mengasah pemikiran buah hati.
Masuk Kids Zone
Latest Update
Selengkapnya
img
Mengenal Bedah Bariatrik–Metabolik untuk Obesitas
img
Kendali Penuh di Tangan Perempuan: Skrining Kanker Serviks Kini Lebih Aman dan Nyaman Tanpa Harus Keluar Rumah
img
Kisah Andien Aisyah Melawan Kanker Payudara dan Pentingnya Proteksi Kesehatan Jangka Panjang Hadapi Risiko Kanker
img
Together for Atopic Skin: Merawat Kulit Atopik, Mendampingi Keluarga Indonesia