Kisah Nabi Yunus Alaihi Salam (AS) yang Berada di Dalam Perut Ikan Paus

Novita Sari - Jumat, 14 Maret 2025
Ilustrasi: Ist
Ilustrasi: Ist
A A A

Dahulu kala, hiduplah seorang nabi bernama Yunus. Allah SWT memerintahkan Nabi Yunus untuk pergi ke sebuah kota bernama Ninawa dan mengajak penduduknya untuk menyembah Allah SWT. Namun, penduduk Ninawa adalah orang-orang yang keras kepala dan tidak mau mendengarkan Nabi Yunus.

Nabi Yunus merasa sedih dan kecewa karena penduduk Ninawa tidak mau mendengarkan dakwahnya. Ia merasa marah dan memutuskan untuk meninggalkan kota Ninawa. Ia pergi ke pelabuhan dan menaiki sebuah kapal yang akan berlayar.

Di tengah perjalanan, tiba-tiba badai besar datang menerjang kapal yang dinaiki Nabi Yunus. Ombak besar mengguncang kapal, dan semua orang di kapal ketakutan. Mereka tahu bahwa kapal mereka akan tenggelam jika badai tidak segera reda.

Para penumpang kapal sepakat untuk melempar salah satu dari mereka ke laut sebagai tumbal agar badai reda. Mereka membuat undian, dan nama Nabi Yunus keluar sebagai orang yang harus dilempar ke laut.

Nabi Yunus pasrah dengan takdirnya. Ia melompat ke laut, dan tiba-tiba seekor ikan paus yang sangat besar muncul dan menelannya. Nabi Yunus berada di dalam perut ikan paus selama berhari-hari.

Di dalam perut ikan paus, Nabi Yunus merasa sangat menyesal karena telah meninggalkan kaumnya. Ia berdoa kepada Allah SWT dan memohon ampunan-Nya. Ia berjanji akan kembali ke Ninawa dan melanjutkan dakwahnya jika Allah SWT menyelamatkannya.

Allah SWT mendengar doa Nabi Yunus. Ia memerintahkan ikan paus untuk memuntahkan Nabi Yunus ke daratan. Nabi Yunus keluar dari perut ikan paus dalam keadaan lemah dan sakit.

Setelah pulih, Nabi Yunus kembali ke Ninawa. Ia melihat bahwa penduduk Ninawa telah bertaubat dan menyembah Allah SWT. Mereka telah menyadari kesalahan mereka dan memohon ampunan Allah SWT.

Nabi Yunus sangat senang melihat perubahan itu. Ia bersyukur kepada Allah SWT karena telah memberikan kesempatan kedua kepadanya dan kepada penduduk Ninawa.

Kisah Nabi Yunus AS mengajarkan kita untuk tidak mudah menyerah dalam berdakwah. Kita harus selalu bersabar dan terus berusaha mengajak orang lain ke jalan yang benar. Selain itu, kita juga harus selalu memohon ampunan Allah SWT jika melakukan kesalahan.

Latest Update
Explore more fun