Kolaborasi Kuliner Lokal: Rasa yang Sudah Dikenal, Kini Hadir dengan Sentuhan Baru
Mau makan apa? Pertanyaan ini terkesan sepele, tapi kadang kita susah menjawabnya. Pernah alami hal ini, Moms? Ketika jalan-jalan keluar rumah bersama keluarga, terkadang bingung menentukan menu makanan yang disepakati seluruh anggota keluarga. Nah, saat kita bingung mau makan apa di tengah diskusi yang panjang, ujung-ujungnya kita kembali mencari menu yang rasanya familiar.
Ya, terkadang menu yang paling dicari justru bukan makanan yang terlalu rumit, melainkan yang rasanya akrab di lidah. Di tengah banyaknya tren makanan baru, sajian khas Indonesia dengan cita rasa rumahan tetap punya tempat tersendiri, apalagi ketika dihadirkan dengan tampilan dan pengalaman makan yang lebih praktis serta relevan dengan gaya hidup saat ini.
Melihat hal tersebut, restoran bergaya kasual The People’s Cafe menghadirkan kolaborasi kuliner terbarunya bersama Bu Rudy, brand legendaris asal Surabaya yang terkenal dengan produk sambal bawang kemasannya. Kolaborasi ini menghadirkan tiga menu spesial, yakni Nasi Lidah Komplit, Nasi Cumi Hitam, dan Nasi Sate Kelapa yang sudah tersedia di 63 gerai The People’s Cafe di berbagai kota Indonesia.
Setiap menu dikembangkan melalui proses yang cukup detail agar rasa khasnya tetap terasa seimbang dan tidak kehilangan karakter utama.
Nasi Lidah Komplit hadir dengan potongan lidah sapi berbumbu yang empuk, dipadukan dengan serundeng gurih yang memberikan tekstur dan aroma khas, serta dilengkapi dengan oseng soun, lalapan, udang crispy, dan sambal bawang khas Bu Rudy. Menciptakan kombinasi rasa yang kaya namun tetap terasa familiar.
Sementara itu, Nasi Cumi Hitam menawarkan rasa yang lebih bold melalui olahan cumi hitam khas Madura dengan bumbu hitam pekat yang kaya rasa, lengkap dengan oseng soun, udang crispy, dan sambal bawang.
Untuk pilihan lainnya, Nasi Sate Kelapa menghadirkan sate ayam dengan balutan kepala parut berbumbu yang khas, ddipadukan dengan bumbu kacang yang gurih serta dilengkapi dengan acar dan sambal bawang. Menu ini tersedia dalam pilihan ala carte maupun komplit dengan nasi.
Sebagai bagian dari peluncuran kolaborasi ini, hadir berbagai penawaran spesial melalui aplikasi ISMAYA+. Mulai dari promo Buy 1 Get 1 untuk menu Nasi Sate Kelapa Komplit lengkap dengan iced tea yang berlaku pada 5–11 Mei 2026, hingga pilihan bundle menu dengan harga spesial yang dapat dinikmati mulai 5 Mei 2026.
Menurut Cendyarani, President Director ISMAYA Group, masyarakat saat ini semakin eksploratif. Mereka tidak hanya mencari makanan yang enak, tetapi juga cerita di balik sebuah hidangan —mulai dari asal-usul hingga karakter yang dibawanya. Hal ini membuat makanan lokal semakin relevan, terutama ketika dihadirkan dengan pendekatan yang lebih modern dan praktis.
“Bagi kami, yang menarik dari kolaborasi ini adalah bagaimana sesuatu yang sudah dikenal bisa dihadirkan kembali dengan cara yang terasa lebih dekat dengan keseharian sekarang. Tidak mengubah esensinya, tapi menyesuaikan bagaimana orang menikmatinya hari ini,” ujar Cendyarani.
Ia menambahkan bahwa makanan lokal tetap memiliki tempat yang kuat di tengah generasi muda, terutama ketika disajikan dengan pendekatan yang lebih relevan dengan gaya hidup saat ini. “Comfort food tidak hanya tentang rasa yang sederhana dan familiar, tetapi juga tentang koneksi emosional di mana makanan itu mengingatkan pada momen, kebiasaan, dan pengalaman yang dekat dengan keseharian,” imbuh Cendyarani.
Hal senada disampaikan oleh Lanny Siswadi, pemilik dan pendiri brand Bu Rudy. Kolaborasi ini membuka ruang bagi mereka untuk hadir dalam format yang lebih luas, tidak hanya dikenal sebagai oleh-oleh khas Surabaya, tetapi juga sebagai bagian dari pengalaman makan di berbagai kota.
“Bagi kami, yang terpenting adalah bagaimana rasa yang sudah dikenal bisa tetap dinikmati dengan cara yang konsisten, di mana pun orang mencobanya. Kolaborasi ini menjadi kesempatan untuk membawa cita rasa khas yang sudah kami jaga selama ini ke lebih banyak orang, tanpa mengubah apa yang menjadi karakter utamanya,” ungkap Lanny.
Di tengah banyaknya inovasi dan tren baru di industri F&B, menjaga rasa dan identitas kuliner lokal tetap menjadi hal yang penting. Kolaborasi seperti ini menjadi salah satu cara untuk tetap relevan, tanpa meninggalkan akar budaya yang sudah ada.