Mata Mulai Kabur? Cek Apakah Itu Gejala Katarak dan Cara Menanganinya
Banyak orang menganggap pandangan kabur di usia tua adalah hal yang wajar. Padahal, penurunan kualitas penglihatan ini sering kali menjadi sinyal awal katarak. Karena perkembangannya yang sangat lambat, sering kali penderita baru menyadari adanya masalah saat aktivitas harian mereka sudah sangat terganggu.
Apa Itu Katarak?
Dr. Nugraha Adiyasa, SpM., dari KMN EyeCare mengatakan, katarak adalah kondisi dimana lensa mata yang seharusnya bening, menjadi keruh akibat penggumpalan protein. Akibatnya, cahaya tidak dapat masuk ke retina dengan sempurna, membuat pandangan terasa berkabut seperti tertutup asap.
Data dari WHO dan PERDAMI (Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia) menunjukkan bahwa katarak tetap menjadi penyebab utama kebutaan di dunia maupun di Indonesia, khususnya bagi mereka yang berusia di atas 50 tahun.
"Jangan menganggap penglihatan buram sebagai hal biasa di usia tua. Katarak berkembang perlahan tanpa rasa sakit, sehingga deteksi dini melalui pemeriksaan rutin sangat penting agar penanganan tidak terlambat," ucap Dr. Nugraha.
Faktor Risiko dan Gejala yang Sering Terabaikan
Meski usia adalah faktor utama, ada beberapa hal lain yang mempercepat timbulnya katarak:
- Paparan sinar matahari (UV) tanpa perlindungan.
- Penyakit kronis seperti diabetes.
- Gaya hidup (merokok, alkohol, dan penggunaan obat steroid jangka panjang).
Gejalanya tidak hanya sekadar pandangan kabur. Penderita sering merasa sangat silau saat melihat lampu di malam hari, warna tampak memudar/menguning, hingga penglihatan ganda pada satu mata.
"Meskipun proses penuaan lensa tidak bisa dihindari, kita bisa memperlambat risikonya dengan pola hidup sehat, mengontrol kadar gula darah, dan melindungi mata dari paparan sinar ultraviolet," ujar Dr. Nugraha.
Langkah Penanganan dan Operasi
Katarak tidak bisa disembuhkan dengan obat-obatan atau kacamata. Satu-satunya jalan keluar yang efektif adalah melalui operasi katarak. Teknologi medis saat ini memungkinkan pengangkatan lensa keruh dan penggantian dengan lensa buatan secara cepat, aman, tanpa rawat inap, dan memberikan hasil yang signifikan bagi kualitas hidup pasien.
"Penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa katarak tidak dapat disembuhkan dengan tetes mata atau suplemen. Operasi adalah solusi tunggal yang terbukti efektif untuk mengembalikan kejernihan penglihatan dan memperbaiki kualitas hidup," kata Dr. Nugraha.