Operasi Lutut Makin Presisi dengan Bantuan Teknologi Robotik ROSA®, Begini Manfaatnya
Mendengar kata “robotik” dalam dunia medis mungkin membuat sebagian orang membayangkan robot yang mengambil alih pekerjaan dokter. Padahal, teknologi robotik dalam operasi justru dirancang untuk menjadi pendamping dokter, membantu memberikan data dan pengukuran agar tindakan dapat dilakukan secara lebih terukur.
Hal ini pula yang dilakukan RS Premier Bintaro dengan menghadirkan teknologi ROSA® (Robotic Surgical Assistant), teknologi robotik yang dirancang untuk mendukung prosedur operasi lutut. Teknologi ini diperkenalkan melalui acara “ROSA Robotic Surgical Assistant: Safer & Smarter Knee Surgery” pada 13 Agustus 2026 lalu di Tangerang Selatan.
Dalam acara tersebut, dr. Andito Wibisono, Sp.OT, Subsp. PL, Hip and Knee Surgeon, menjelaskan bahwa teknologi robotik tidak dimaksudkan untuk menggantikan dokter.
“Teknologi robotik bukan untuk menggantikan peran dokter. Justru teknologi ini hadir sebagai assistant yang membantu dokter dalam mengambil keputusan dan melakukan tindakan dengan dukungan data serta perencanaan yang lebih detail,” ujar Dokter Spesialis Bedah Ortopedi dan Traumatologi dari RS Premier Bintaro tersebut.
Setiap Lutut Punya Karakteristik Berbeda
Salah satu alasan teknologi ini digunakan dalam operasi lutut adalah karena kondisi anatomi setiap pasien tidak sama. Bentuk dan karakteristik lutut dapat berbeda, sehingga perencanaan tindakan perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing.
ROSA® membantu dokter mendapatkan informasi, pengukuran, dan panduan berbasis data selama proses perencanaan hingga pelaksanaan operasi. Dengan begitu, dokter dapat menyesuaikan tindakan dengan kondisi anatomi pasien.
Teknologi ini juga membantu dokter dalam perencanaan dan penempatan implan atau sendi buatan secara lebih terukur. Dukungan pengukuran selama prosedur turut membantu dokter mencapai keseimbangan sendi sesuai target tindakan dan kondisi pasien.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendukung tindakan yang lebih presisi sekaligus membantu pasien mendapatkan kembali fungsi lutut secara lebih optimal setelah operasi.
Namun, penting dipahami bahwa ROSA® bukanlah pihak yang mengambil keputusan dalam tindakan medis. Keahlian dan keputusan dokter tetap menjadi faktor utama dalam setiap tahapan operasi.
Manfaat dalam Operasi Lutut
Sebagai teknologi pendukung, ROSA memberikan sejumlah manfaat yang membantu dokter mengoptimalkan proses operasi lutut, antara lain:
1. Membantu pemasangan implan lebih presisi
Teknologi robotik ini membantu dokter melakukan perencanaan dan penempatan implan secara lebih terukur, sehingga mendukung ketepatan selama proses operasi.
2. Menyesuaikan tindakan dengan bentuk lutut pasien
Setiap pasien memiliki anatomi lutut yang berbeda. ROSA membantu dokter melakukan perencanaan berdasarkan kondisi dan karakteristik lutut masing-masing pasien.
3. Membantu keseimbangan sendi menjadi lebih baik
Data dan pengukuran selama prosedur membantu dokter dalam mencapai keseimbangan sendi sesuai target tindakan dan kondisi pasien.
4. Mendukung pemulihan fungsi lutut
Tindakan yang lebih presisi dan disesuaikan dengan kondisi pasien dapat mendukung proses pemulihan, sehingga pasien diharapkan dapat kembali menjalankan fungsi dan aktivitas lutut secara lebih optimal.
Pemulihan Juga Perlu Dipersiapkan
Operasi hanyalah salah satu bagian dari perjalanan penanganan masalah lutut. Setelah tindakan, pasien tetap membutuhkan proses rehabilitasi untuk membantu mengembalikan fungsi lutut dan mendukung kembalinya aktivitas sehari-hari.
dr. Anita Ratnawati, Sp.KFR, Subsp. KR(K), Consultant Rehabilitation Medicine Physician, mengatakan program rehabilitasi perlu dipersiapkan sejak awal.
“Setiap pasien memiliki target aktivitas dan kondisi yang berbeda. Karena itu, rehabilitasi perlu dipersiapkan sejak awal agar program pemulihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing pasien,” jelasnya.
Kolaborasi antara dokter bedah dan dokter rehabilitasi menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Pendekatan ini memungkinkan kebutuhan pasien diperhatikan mulai dari persiapan sebelum operasi hingga program pemulihan setelah tindakan.
Dengan demikian, hasil penanganan tidak hanya dilihat dari bagaimana operasi berlangsung, tetapi juga bagaimana pasien menjalani proses pemulihan sesuai kondisi dan target aktivitasnya.
Teknologi Tetap Membutuhkan Keahlian Dokter
Kehadiran teknologi robotik menunjukkan bagaimana perkembangan medis dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan yang semakin terukur. Dalam operasi lutut, teknologi seperti ROSA membantu menyediakan data dan panduan yang dapat digunakan dokter saat merencanakan dan melakukan tindakan.
RS Premier Bintaro menghadirkan teknologi tersebut sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan operasi lutut yang memadukan keahlian dokter, teknologi robotik, serta rehabilitasi yang komprehensif.
“Bagi kami, teknologi hanyalah salah satu bagian dari perjalanan pelayanan. Yang paling utama tetap pasien—bagaimana teknologi, dokter, dan seluruh tim medis dapat bekerja bersama untuk memberikan pengalaman perawatan yang aman, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan setiap pasien,” ujar perwakilan RS Premier Bintaro.
Bagi pasien yang menghadapi masalah lutut, perkembangan teknologi ini memberikan gambaran bahwa penanganan tidak hanya berbicara tentang tindakan operasi. Perencanaan yang disesuaikan dengan kondisi pasien, keputusan dokter, serta rehabilitasi setelah tindakan sama-sama menjadi bagian dari perjalanan untuk membantu pasien kembali menjalankan fungsi lutut dan aktivitas sehari-hari secara optimal.