ads

Rambut Rontok Tak Selalu Soal Batang Rambut, Ini Pentingnya Mengenali Kondisi Kulit Kepala

Efa Trapulina - Sabtu, 15 Agustus 2026
dr. Sofiah Lontoh, Sp.DVE, MSc.CSO, FINSDV, FAADV, menjelaskan bahwa masih banyak orang yang menganggap kerontokan hanya disebabkan batang rambut yang rapuh di PIT XXI PERDOSKI di Yogyakarta (Foto: Ist)
dr. Sofiah Lontoh, Sp.DVE, MSc.CSO, FINSDV, FAADV, menjelaskan bahwa masih banyak orang yang menganggap kerontokan hanya disebabkan batang rambut yang rapuh di PIT XXI PERDOSKI di Yogyakarta (Foto: Ist)
A A A

Rambut yang semakin sering tertinggal di sisir atau berjatuhan saat keramas tentu bikin khawatir. Apalagi bagi ibu yang sehari-hari sudah disibukkan dengan berbagai urusan keluarga, rambut rontok bisa terasa seperti masalah tambahan yang sulit diatasi.

Selama ini, kerontokan sering dikaitkan dengan kondisi batang rambut. Padahal, bagian yang perlu mendapat perhatian juga berada di balik rambut yang terlihat, yaitu kulit kepala.

Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) XXI Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) di Yogyakarta, 14 Agustus 2026. Dalam forum yang diikuti lebih dari 2.000 tenaga medis dari seluruh Indonesia, para ahli menyoroti pentingnya mengenali kondisi kulit kepala dan melakukan deteksi dini ketika mengalami kerontokan.

dr. Sofiah Lontoh, Sp.DVE, MSc.CSO, FINSDV, FAADV, menjelaskan bahwa masih banyak orang yang menganggap kerontokan hanya disebabkan batang rambut yang rapuh.

“Banyak masyarakat menganggap rambut rontok semata-mata disebabkan oleh batang rambut yang rapuh sehingga mereka hanya berfokus pada perawatan batang rambut seperti teknik keramas, cara menyisir, atau metode lainnya yang belum tentu terbukti secara ilmiah,” ujarnya.
Menurut dr. Sofiah, kondisi kulit kepala turut berperan terhadap kesehatan rambut. Ia menyebut, 80% rambut rontok berasal dari kulit kepala. Karena itu, memahami kondisi bagian tersebut menjadi langkah penting sebelum menentukan perawatan.

Setiap Orang Bisa Membutuhkan Perawatan Berbeda

Kulit kepala tidak memiliki kondisi yang sama pada setiap orang. Ada yang cenderung kering, berminyak, sensitif, hingga mudah berketombe. Faktor pemicu kerontokan pun dapat berbeda.

Itulah sebabnya perawatan yang berhasil pada satu orang belum tentu memberikan hasil yang sama pada orang lain. Skrining sejak dini dapat membantu mengetahui kondisi yang sedang dialami dan menentukan langkah selanjutnya.

“Diperlukan skrining sejak dini sebagai langkah penting untuk memahami penyebab rambut rontok sehingga masyarakat dapat memilih perawatan yang paling sesuai dan mencegah kondisinya menjadi semakin berat,” kata dr. Sofiah.

Sejalan dengan hal tersebut, PERDOSKI Cabang Jakarta bersama Dove Hairfall Control memperkenalkan Dove Scalp + Hair AI Analysis di PIT XXI PERDOSKI Yogyakarta 2026. Platform ini merupakan sarana skrining awal berbasis AI yang dapat membantu pengguna mendapatkan gambaran mengenai kondisi kulit kepala, status kerontokan, serta pilihan perawatan yang sesuai.

Cara menggunakannya cukup sederhana. Pengguna mengunggah foto close-up kulit kepala sesuai petunjuk, kemudian menjawab sejumlah pertanyaan mengenai kondisi rambut, kerontokan, serta faktor yang mungkin menjadi pemicu. Setelah itu, pengguna akan memperoleh laporan mengenai kondisi kulit kepala dan rambut, termasuk analisis jenis kulit kepala dan rekomendasi perawatan.

Platform tersebut menggunakan pendekatan self-assessment yang dirancang dan divalidasi oleh dermatolog. Hasilnya dapat menjadi informasi awal untuk membantu seseorang memahami kondisinya sebelum menentukan langkah perawatan.

Dari Kulit Kepala hingga Batang Rambut

Perhatian terhadap kulit kepala juga menjadi dasar pengembangan rangkaian perawatan rambut rontok yang diperkenalkan dalam acara tersebut.

Matthew Seal, M.Sc., Head of R&D Beauty & Wellbeing Unilever Indonesia, mengatakan pendekatan yang digunakan adalah “From Scalp to Strands”, yakni perawatan yang ditujukan mulai dari kulit kepala hingga batang rambut.

PIT Perdoski
Matthew Seal, M.Sc., Head of R&D Beauty & Wellbeing Unilever Indonesia

“Dengan konsep ‘From Scalp to Strands’, rangkaian inovasi Dove Hairfall Control bekerja mulai dari kulit kepala hingga batang rambut dengan tiga manfaat utama: membantu mengurangi rambut rontok dari akar; memperkuat serat rambut; serta mendukung pertumbuhan rambut baru yang lebih sehat,” jelas Matthew.

Rangkaian tersebut terdiri dari sampo, kondisioner, creambath, hair tonic, serta Bi-Phase Serum + Oil dengan teknologi Dynazinc™ Complex+. Pilihannya juga disesuaikan dengan karakter kulit kepala, mulai dari Biotin untuk kondisi normal hingga kering, Micellar untuk kulit kepala berminyak, Niacinamide untuk kulit kepala yang rentan berketombe, dan Hyaluron untuk kulit kepala sensitif. Seluruh varian diperkaya Ceramide.

Matthew menambahkan, penggunaan rutin rangkaian tersebut secara klinis dapat membantu mengurangi rambut rontok dan mendukung pertumbuhan rambut baru hingga 2.700 helai dalam empat minggu dibandingkan tanpa penggunaan.

Ke depan, edukasi mengenai rambut rontok dan penggunaan platform skrining ini juga akan diperluas melalui kolaborasi dengan Watsons sebagai official retailer partner. Sosialisasi akan dilakukan di sejumlah gerai pilihan agar masyarakat lebih mudah mengenal dan mengakses layanan tersebut.

Pada akhirnya, menghadapi rambut rontok tidak harus selalu dimulai dengan mencoba berbagai produk secara bergantian. Mengenali kondisi kulit kepala, memahami kemungkinan pemicunya, dan melakukan skrining lebih awal dapat membantu membuat pilihan perawatan menjadi lebih terarah.

Kids Zone
Zona di mana buah hati Anda dapat menikmati kisah-kisah seru dalam bentuk cerita dan komik, mengeksplorasi artikel pengetahuan yang menyenangkan, serta permainan yang menarik untuk mengasah pemikiran buah hati.
Masuk Kids Zone
Latest Update
Selengkapnya
img
Rambut Rontok Tak Selalu Soal Batang Rambut, Ini Pentingnya Mengenali Kondisi Kulit Kepala
img
Operasi Lutut Makin Presisi dengan Bantuan Teknologi Robotik ROSA®, Begini Manfaatnya
img
Masa Pemulihan Lebih Cepat, Artificial Ligament Jadi Pilihan yang Tepat Saat Alami Cedera ACL Di Lutut
img
Ketombe Tak Kunjung Hilang? Para Dermatolog Jelaskan Pentingnya Menjaga Scalp Barrier di PIT XXI PERDOSKI 2026