ads

Rahasia Rambut Sehat Pregnancy Glow ala Alyssa Daguise: Pentingnya Scalp Check dan Produk yang Selaras dengan Kulit

Novita Sari - Senin, 26 Januari 2026
Alyssa Daguise, Brand Persona/Active Lifestyle (kiri) di acara Brand Launch Dermascalp Expert, Minggu, 25 Januari 2026 di City Hall, PIM 3, Jakarta Selatan. Foto: Novi
Alyssa Daguise, Brand Persona/Active Lifestyle (kiri) di acara Brand Launch Dermascalp Expert, Minggu, 25 Januari 2026 di City Hall, PIM 3, Jakarta Selatan. Foto: Novi
A A A

Masa kehamilan seringkali membawa perubahan hormon yang signifikan, tidak hanya pada kulit wajah, tetapi juga pada kesehatan rambut. Model dan publik figur Alyssa Daguise membagikan rahasia bagaimana ia menjaga mahkotanya tetap indah meski di tengah jadwal aktif dan kondisi hamil. Kuncinya ternyata bukan sekadar hair styling, melainkan kesehatan kulit kepala (scalp health).

1. Belajar dari Kesalahan: Shampoo Bukan Sekadar Membersihkan

Alyssa bercerita bahwa ia pernah mengalami fase "trial and error" dalam memilih produk. Salah memilih shampoo dan conditioner bisa berakibat fatal pada hasil akhir rambut.

"Aku pernah pakai shampoo yang setelah dibilas malah bikin rambut lepek saat di-styling. Itu sering banget terjadi. Apalagi kalau pakai conditioner sampai ke kulit kepala, padahal seharusnya cuma di rambut," ungkap Alyssa saat acara Brand Launch, Minggu (25/01/2026) di City Hall, PIM 3, Jakarta Selatan.

Efek lepek tersebut bukan hanya masalah estetika, tapi tanda bahwa produk tersebut tidak cocok dengan kondisi kulit kepala saat itu. Jika kulit kepala bermasalah, maka hasil styling pun tidak akan maksimal.

2. Pentingnya Rutin Scalp Check (Cek Kulit Kepala)

Sama seperti kulit wajah, Alyssa menekankan pentingnya melakukan pemeriksaan kulit kepala secara rutin, terutama saat ia merasakan perubahan suhu atau kelembapan, misalnya saat traveling.

"Kalau di Jakarta yang humid (lembap), kondisi rambut beda lagi dibanding di luar negeri. Jadi, kalau aku merasa ada perubahan, aku langsung cek scalp," tambahnya. Menurutnya, kita tidak bisa hanya mengandalkan kaca karena penglihatan mata sangat terbatas.

3. Pandangan Medis: Bahaya Mengabaikan Kulit Kepala

Menanggapi hal ini, dr. Ardhiah Iswanda Putri, SpDVE, M.Ked.Klin, DSE Trichologist Board (ahli kesehatan rambut dan kepala) menjelaskan bahwa kulit kepala yang dibiarkan mengalami inflamasi atau kemerahan bisa berujung pada penipisan rambut permanen.

Alopecia Androgenetik: Kondisi botak yang dipengaruhi faktor genetik.

Dermatitis Seboroik: Peradangan yang ditandai dengan kulit kemerahan, bersisik, dan ketombe.

dr. Ardhiah menekankan bahwa kulit kepala adalah perpanjangan dari kulit wajah. "Jika diabaikan (neglected), rambut akan semakin tipis seiring bertambahnya usia. Itulah mengapa kita butuh perawatan yang bekerja di level seluler," jelasnya. Melalui alat Trichoscopy, dokter bisa melihat apakah diameter rambut seragam atau mengalami miniaturisasi (pengecilan) yang memicu kebotakan.

ParagonCorp hadirkan DermaScalp Expert yang menggunakan Biomimetic Technology. Foto: Novi
ParagonCorp hadirkan DermaScalp Expert yang menggunakan Biomimetic Technology. Foto: Novi

4. Solusi dengan Teknologi Biomimetic

Menjawab kebutuhan tersebut, ParagonCorp menghadirkan DermaScalp Expert. Produk ini menggunakan Biomimetic Technology, yaitu teknologi yang bekerja selaras dengan fungsi alami kulit kepala.

Khikin Indahsari, Brand Representative menjelaskan bahwa setiap orang memiliki "hair pressure" yang berbeda. Rangkaian ini dirancang untuk:

  • Anti-Dandruff: Membersihkan kerak dan flaking (serpihan putih).
  • Color Retain: Menjaga warna rambut bagi yang sering melakukan pewarnaan.
  • Hair Serum: Memberi nutrisi intensif seperti layaknya skincare untuk wajah.

5. Tips Perawatan di Rumah: Scalp Cycling

Perawatan rambut yang sehat tidak bisa instan. dr. Ardhiah menyarankan metode Scalp Cycling yaitu penggunaan produk secara bertahap dan konsisten untuk memberikan jeda bagi kulit kepala dalam beregenerasi.

Ki-ka: Dwi Handayani (MC), Alyssa, Khikin, dan dr. Ardhiah. Foto: Novi
Ki-ka: Dwi Handayani (MC), Alyssa, Khikin, dan dr. Ardhiah. Foto: Novi

“Rontok rambut 100 helai sehari itu masih normal. Tapi, kita jangan hanya fokus pada batang rambut yang terlihat. Kesehatan rambut dimulai dari "tanahnya", yaitu kulit kepala. Lakukan scalp mapping untuk mengetahui kebutuhan spesifik kulitmu, apakah butuh hidrasi, anti-ketombe, atau penguat akar,” jelas dr. Ardhiah.

Ya, seiring berkembangnya gaya hidup modern yang semakin aktif dan dinamis, tantangan terhadap kesehatan rambut dan kulit kepala pun kian kompleks. Penggunaan hijab dalam waktu lama, aktivitas olahraga, paparan panas dari helm, hingga tingkat stres harian menciptakan kondisi pressured hair yang kerap luput dari perhatian, namun berdampak signifikan pada kesehatan rambut secara menyeluruh.

“Dalam rangkaian Beauty Science Tech (BST) 2026 kali ini kami beri solusi perawatan kulit kepala terbaru yang menjadi bagian dari langkah strategis dalam menghadirkan inovasi kecantikan yang relevan dengan kebutuhan gaya hidup modern, sekaligus membuka perspektif baru tentang pentingnya kesehatan kulit kepala,” pungkas dr. Sari Chairunnisa, Sp.D.V.E, FINSDV., Deputy CEO and Chief R&D Officer ParagonCorp.

Kids Zone
Zona di mana buah hati Anda dapat menikmati kisah-kisah seru dalam bentuk cerita dan komik, mengeksplorasi artikel pengetahuan yang menyenangkan, serta permainan yang menarik untuk mengasah pemikiran buah hati.
Masuk Kids Zone
Latest Update
Selengkapnya
img
Rahasia Rambut Sehat Pregnancy Glow ala Alyssa Daguise: Pentingnya Scalp Check dan Produk yang Selaras dengan Kulit
img
Anak Kelihatannya Sehat, Padahal Kurang Gizi? Waspada Hidden Hunger, ya, Moms!
img
Rahasia Sehat dan Glowing dengan Cara Praktis: Inspirasi Nutrisi & Aktivitas Fisik Ala Gen-Z
img
Food Genomics Mulai Dilirik, Pola Makan Kini Lebih Personal Berbasis DNA