ads

Rumah Layak Huni, Fondasi Tumbuh Kembang Anak dan Keluarga Sehat

Efa Trapulina - Senin, 22 September 2025
Ilustrasi keluarga kecil terdiri dari ayah, ibu, dan anak berdiri di depan rumah sederhana (Foto: Generated by AI)
Ilustrasi keluarga kecil terdiri dari ayah, ibu, dan anak berdiri di depan rumah sederhana (Foto: Generated by AI)
A A A

Memiliki rumah yang aman dan nyaman adalah impian setiap keluarga. Lebih dari sekadar tempat berteduh, rumah adalah ruang pertama di mana anak tumbuh, belajar, dan merasa terlindungi. Sayangnya, masih banyak keluarga Indonesia yang belum memiliki rumah dengan kondisi layak huni.

Ahli kesehatan keluarga menekankan bahwa kondisi rumah berpengaruh langsung terhadap kesehatan fisik maupun mental penghuninya. Rumah yang bocor, lembap, atau tidak memiliki sanitasi memadai berisiko memicu penyakit, terutama pada anak-anak.

Selain itu, rumah yang tidak layak sering kali tidak mampu memberikan rasa aman. Bagi anak, rasa aman adalah fondasi penting untuk tumbuh kembang optimal. Dari sinilah rumah layak huni memiliki peran krusial: bukan hanya tempat tinggal, melainkan juga ruang belajar, bermain, dan membangun kedekatan keluarga.

Sayangnya di Indonesia, masih banyak keluarga yang hidup di bawah garis kemiskinan. Bagi mereka, memiliki rumah yang layak huni sering kali terasa seperti mimpi yang sulit diwujudkan. Kondisi ekonomi membuat prioritas utama lebih banyak diarahkan pada kebutuhan sehari-hari, sementara perbaikan rumah sering tertunda. 

Karena itu, upaya mewujudkan rumah layak huni tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Dukungan dari masyarakat dan sektor swasta juga sangat dibutuhkan agar keluarga yang kurang mampu tetap bisa memiliki tempat tinggal yang aman dan sehat. 

Ahmad Syaifullah, salah satu warga Kudus penerima bantuan dari program Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) yang diinisiasi oleh Polytron dalam rangka merayakan 50 tahun perjalanannya di Indonesia, berbagi kisahnya. “Sebelum mendapat bantuan rumah, kondisi tempat tinggal kami jauh dari layak, sering bocor saat hujan dan tidak nyaman. Kini rumah kami lebih aman, sehat, dan layak huni. Saya berterima kasih kepada pemerintah daerah dan semua pihak yang membantu. Rumah ini memberi harapan baru bagi keluarga kami,” ujarnya dalam konferensi pers peluncuran kampanye Always on yang mengangkat Kisah Kita Bersama di Plaza Barat GBK, Jakarta (19/9).

(ki-ka) Diantika, Albert Fleming, dan Ahmad Syaifullah
(ki-ka) Diantika, Albert Fleming, Hasan Asyari, dan Ahmad Syaifullah

Albert Fleming, Head of Group Product Home Appliances, menyampaikan bahwa melalui program sosial seperti Rumah Sederhana Layak Huni, mereka ingin memastikan bahwa Kisah Kita Bersama benar-benar hidup dalam bentuk nyata.

Seperti disampaikan oleh Hasan Asyari, Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Kaliwungu, Kudus. “Upaya pengentasan kemiskinan tidak bisa dilakukan sendiri, perlu langkah kolaboratif antara pemerintah dan swasta,” imbuhnya. 

Rumah sederhana layak huni tersebut dijalankan bersama Pemerintah Daerah Kudus untuk mendukung percepatan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem (PKE) di Jawa Tengah, dengan menargetkan pembangunan 100 rumah hingga akhir 2025.

Kisah seperti Ahmad menunjukkan bahwa menghadirkan rumah yang layak bukan hanya soal bangunan fisik, tetapi juga memberi kesempatan bagi keluarga tak mampu untuk hidup lebih sehat, bahagia, dan optimis menyongsong masa depan. Sebab, dari ruang kecil inilah nilai, kebiasaan, dan kenangan keluarga tercipta. 

Kids Zone
Zona di mana buah hati Anda dapat menikmati kisah-kisah seru dalam bentuk cerita dan komik, mengeksplorasi artikel pengetahuan yang menyenangkan, serta permainan yang menarik untuk mengasah pemikiran buah hati.
Masuk Kids Zone
Latest Update
Selengkapnya
img
Menjaga Kepercayaan di Era Ledakan Investor Muda: Sebuah Catatan untuk Indonesia Emas 2045
img
Tak Sekadar Angka, Inovasi Digital dan Visi Net Zero Jadi Motor Pertumbuhan Baru
img
Gerakan Sejuta Takjil: Ratusan Ribu UMKM Bersatu Maniskan Ramadan di Seluruh Masjid Indonesia
img
Merayakan Ramadan dengan Berbagi Kelezatan untuk Hangatkan Momen Kebersamaan di Masjid Istiqlal