ads

Si Kecil Luka Tapi Tetap Aktif? Ini Peran Plester Anak Tahan Air agar Tetap Nyaman Bergerak

Efa Trapulina - Senin, 04 Mei 2026
Jesslyn (lcin), Kids Influencer turut hadir dalam acara peluncuran Hansaplast Aqua Protect Kids, plester khusus anak dengan perlindungan tahan air serta desain ceria di BXSea Aquarium, Bintaro (3/5) Foto: Ist
Jesslyn (lcin), Kids Influencer turut hadir dalam acara peluncuran Hansaplast Aqua Protect Kids, plester khusus anak dengan perlindungan tahan air serta desain ceria di BXSea Aquarium, Bintaro (3/5) Foto: Ist
A A A

Moms pasti sering alami situasi ini. Si kecil sangat aktif, berlarian ke sana kemari, jatuh bangun, lalu lanjut bermain lain. Ya, aktif bergerak, berlari dan bereksplorasi adalah bagian dari keseharian anak. Tapi di balik itu, luka kecil seperti lecet atau goresan tak jarang jadi “bonus” yang tak terhindarkan. Terkadang, kejadian ini membuat panik sebagian Moms.

Meskipun terlihat sepele, luka kecil tetap perlu ditangani dengan tepat agar tidak berujung infeksi atau meninggalkan bekas. Untuk itu, perlindungan luka yang tepat tetap menjadi hal penting untuk memastikan proses penyembuhan berjalan optimal, apalagi bagi anak yang sangat aktif.

Memahami kebutuhan tersebut, merek perawatan luka Hansaplast kembali menghadirkan inovasi melalui peluncuran Hansaplast Aqua Protect Kids, plester khusus anak dengan perlindungan tahan air yang dirancang untuk mendukung keseharian anak-anak yang aktif.

BU Health Care Director PT Beiersdorf Indonesia, Vivilya Lukman, menyampaikan bahwa anak-anak membutuhkan perlindungan yang tidak hanya efektif, tetapi juga nyaman dan praktis digunakan dalam aktivitas sehari-hari. “Melalui Aqua Protect Kids, kami ingin memastikan anak tetap bisa aktif, sementara orang tua merasa lebih tenang. Plester ini hadir dengan teknologi Bacterial Shield yang mampu menghalang 99% bakteri dan kotoran,” ujar Vivilya saat ditemui di acara Media Gathering & Experience di BXSea Aquarium, Bintaro Jakarta (3/5). Acara peluncuran plester luka untuk anak tersebut juga turut dimeriahkan oleh kehadiran Jesslyn (Icin) dan Joy, Kids Influencer yang saat ini sedang naik daun.

Vivilya menyampaikan bahwa fitur 100% waterproof melindungi luka dari air, bahkan saat anak bermain air atau beraktivitas di luar ruangan. Dengan material yang lembut dan fleksibel, plester ini tetap nyaman digunakan dan mengikuti pergerakan aktif anak tanpa mengganggu aktivitas mereka. “Kami melihat bahwa anak-anak sangat membutuhkan perlindungan luka yang tahan air. Mereka aktif, sering berenang, bermain air, dan sebagainya. Oleh karena itu, kami ingin memberikan perlindungan maksimal bagi mereka,” imbuh Vivilya.

Ia menekankan bahwa produk ini dapat digunakan oleh berbagai jenis kulit, termasuk kulit sensitif. “Kami memang merancangnya agar ramah untuk kulit anak yang umumnya lebih sensitif. Selain itu, desain ceria memungkinkan membantu mengurangi rasa takut saat luka kecil terjadi, sekaligus membuat proses perawatan luka menjadi pengalaman yang lebih positif bagi anak,” terangnya.

Di balik perlindungan produk, edukasi soal perawatan luka masih menjadi hal krusial. Banyak orang tua masih melakukan kesalahan dasar saat menangani luka anak. Vivilya pun mengakui hal ini. “Kesalahan yang sering dilakukan orang tua dalam merawat luka anak yang pertama adalah panik. Saat panik, mereka sering tidak tahu harus melakukan apa,” jelas Vivilya.

(ki-ka) Vivilya Lukman
(ki-ka) Vivilya Lukman (BU Health Care Director PT Beiersdorf Indonesia) dan Noorlintang Suminar, Ibu & Co-founder Kelap Kelip (Foto: Efa)

Selain itu, banyak mitos lama yang  beredar dimasyarakat, sebagian masih ada yang percaya. “Kedua, masih banyak yang percaya mitos, misalnya tidak menutup luka kecil dengan plester karena dianggap lebih cepat sembuh jika terbuka. Padahal, itu adalah kesalahan,” jelasnya. 

Ia mengatakan bahwa luka yang terlihat mengering belum tentu benar-benar sembuh. “Ketiga, perawatan luka yang tidak optimal. Ketika sudah muncul koreng, sering dianggap sudah sembuh, padahal proses penyembuhan belum sempurna. Hal ini bisa menyebabkan bekas luka di kemudian hari,” kata Vivilya.

Cara Tepat Merawat Luka Anak di Rumah

Agar luka cepat pulih dan tidak menimbulkan masalah, ada beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan.

“Untuk perawatan luka yang benar, pertama, luka harus dibersihkan terlebih dahulu dengan antiseptik untuk mencegah infeksi lalu tutup dengan plester luka. Kedua, plester (terutama yang bukan tahan air) harus diganti secara rutin. Jangan menunggu hingga plester terlalu kotor atau basah. Idealnya, diganti dua kali sehari. Ketiga, untuk luka yang lebih dalam, dapat digunakan salep luka untuk membantu proses penyembuhan lebih cepat dan meminimalkan bekas luka,” saran Vivilya.

Nah, dengan kehadiran Aqua Protect Kids atau plester anak tahan air yang memiliki daya rekat yang lebih kuat, Vivilya mengatakan bisa menggantinya lebih lama dari plester biasa, setidaknya 1-2 hari sekali. “Kecuali kalau pada pemakaian sudah terlihat kotor, rusak, terlepas maka bisa diganti lebih cepat sesuai kebutuhan,” urai Vivilya.

Noorlintang Suminar, ibu & Co-founder Kelap Kelip (Production House Anak & Keluarga) turut berbagi pengalamannya dalam menangani luka kecil pada anak. Sebagai seorang ibu sekaligus praktisi perfilman yang bekerja bersama anak-anak, ia menyadari pentingnya memahami penanganan risiko dengan tepat, termasuk soal luka. “Di lokasi syuting misalnya, setiap penanganan risiko harus dilakukan dengan cepat, aman, dan sebisa mungkin mempertahankan mood baik anak-anak. Anak-anak bisa beraktivitas dengan aman dan ceria, orang tua dan tim produksi pun bisa tenang,” ujar Noorlintang.

Sebagai orang tua, ia mengaku hal pertama yang ia lakukan saat mendapati anaknya alami luka lecet atau goresan adalah tetap tenang. “Yang paling penting adalah tidak panik, meskipun dalam hati sebenarnya panik. Kita harus tetap terlihat tenang agar bisa menangani situasi dengan baik,” imbuhnya.

Selain itu, ia menenkankan pentingnya kesiapan dalam keseharian. “Penting untuk selalu menyediakan perlengkapan pertolongan pertama, termasuk plester luka. Produk ini sebaiknya selalu tersedia, tidak hanya di rumah, tetapi juga di dalam tas atau mobil,” katanya.

Ia lalu menggambarkannya dengan sederhana. “Saya mengibaratkan produk perawatan luka ini seperti asuransi atau payung sebelum hujan. Mungkin tidak selalu digunakan, tetapi saat dibutuhkan, kita sudah siap,” pungkas Noorlintang.

Pada akhirnya, merawat luka anak bukan hanya soal tindakan saat kejadian, tapi juga soal kebiasaan. Dengan penanganan yang tepat dan perlindungan yang sesuai, anak tetap bisa aktif tanpa hambatan.

“Kami berharap plester anak tahan air ini dapat menjadi solusi praktis bagi orang tua dalam mendukung anak tetap aktif, percaya diri, dan bebas bermain tanpa khawatir terhadap luka kecil yang mereka alami,” tutup Vivilya.

Kids Zone
Zona di mana buah hati Anda dapat menikmati kisah-kisah seru dalam bentuk cerita dan komik, mengeksplorasi artikel pengetahuan yang menyenangkan, serta permainan yang menarik untuk mengasah pemikiran buah hati.
Masuk Kids Zone
Latest Update
Selengkapnya
img
Si Kecil Luka Tapi Tetap Aktif? Ini Peran Plester Anak Tahan Air agar Tetap Nyaman Bergerak
img
Bukan Cuma Penyakit Anak: Mengapa Orang Dewasa Bisa Terkena Campak dan Apa Bahayanya?
img
Manisnya Silaturahmi, Sehatnya Hidup: Edukasi dan Gaya Hidup Sehat Kunci Cegah Diabetes
img
Pekan Imunisasi Dunia 2026; Dorong Perlindungan Kesehatan Lintas Generasi