Tak Hanya Lindungi Kulit, Sunscreen Ini juga Lawan Jerawat

Novita Sari - Kamis, 30 Mei 2024
Ki-ka: Kimiko Hikari Zuhria-Brand Building Wardah Face Care, dr. Ayman Alatas-Doctor Influencer, dan Amanda Rawles-Brand Ambassador Wardah. Foto: Novi
Ki-ka: Kimiko Hikari Zuhria-Brand Building Wardah Face Care, dr. Ayman Alatas-Doctor Influencer, dan Amanda Rawles-Brand Ambassador Wardah. Foto: Novi
A A A

Punya kulit berjerawat dan bingung cari sunscreen yang tepat? Ada solusinya, nih. Ya, Wardah UV Shield Acne Calming Sunscreen hadir untuk melindungi kulitmu dari sinar UV sekaligus menenangkan dan mempercepat proses penyembuhan jerawat.

Spesial karena mengandung formula aktif Salicylic Acid, Panthenol, Vitamin B3 (Niacinamide), SkinBoost DNATM, dan Sebo-Calm yang menenangkan kulit, mempercepat penyembuhan jerawat, dan melindungi kulit dari kerusakan DNA sehingga terhindar dari kanker kulit. Melindungi dari sinar UV matahari dan polusi dan aman digunakan untuk kulit berjerawat maupun kulit sensitif.

Sebagai pionir kosmetik halal di Indonesia, brand kecantikan ini peduli dan memahami kebutuhan kulit di Indonesia termasuk acne-prone skin yang punya tantangannya sendiri. Atasi majalah jerawat yang sering dialami banyak orang, mereka pun memadukan teknologi SkinBoost DNA dengan berbagai bahan aktif untuk menghadirkan sunscreen yang dapat meredakan breakout hingga memudarkan bekas jerawat.

Sebagai bagian dari daily skincare routine, penggunaan sunscreen secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan kulit dan efektif mencegah hingga menyembuhkan jerawat. Hadir dengan 2 pilihan produk yakni SPF 35 dan SPF 50 dengan lightweight, fresh, and watery texture yang lebih ringan dan cepat meresap di kulit.

SPF PA++++ 35 diformulasikan untuk kondisi kulit dengan jerawat yang ringan, beruntusan, atau kulit rentan berjerawat dan daily activities. Sementara SPF PA++++ 50 diformulasikan dengan 5X calming solution untuk kondisi kulit mild to moderate acne sehingga dapat membantu mengurangi acne scars dan cocok untuk heavier outdoor activity.

Kimiko Hikari Zuhria, Brand Building Wardah Face Care menjelaskan, “Jerawat muncul ketika folikel rambut tersumbat oleh sebum dan sel-sel kulit mati, yang akan menimbulkan lesi dan rasa tidak nyaman seperti iritasi, kemerahan, dan juga peradangan. Fase kemunculan jerawat diawali dari pori-pori yang terlihat besar dan memproduksi sebum berlebih. Kemudian muncul komedo, disusul dengan acne-bump, jerawat matang. Setelahnya muncul noda bekas jerawat dan jika tidak ditangani dengan baik, akan menimbulkan bopeng. Untuk setiap tahap kemunculan jerawat dibutuhkan formula yang tepat untuk meredakannya.”

Sebagai acne sunscreen yang mampu menenangkan dan mempercepat proses penyembuhan jerawat pertama di Indonesia, sunscreen ini menawarkan lebih dari sekadar perlindungan dan perawatan kulit. Kembali dengan inovasi SkinBoost DNA yang melindungi kulit dari kerusakan kulit sekaligus menutrisi dan meningkatkan performa perawatan kulit secara efektif hingga tingkat DNA, dapat dipakai oleh acne-prone skin maupun berbagai jenis kulit lainnya.

“Produk ini merupakan hasil riset dan pengembangan teknologi SkinBoost DNA oleh global expert dan DNA scientist untuk para #AcneFighter yang membutuhkan sunscreen yang diformulasikan secara khusus supaya dapat melindungi kulit dari paparan radiasi sinar UV yang dapat memperburuk jerawat dan tidak berbahan komedogenik yang malah memperparah jerawat dan menyumbat pori-pori sehingga bakteri tumbuh di bawahnya,” jelas Kimiko.

Timbulnya jerawat di usia 20 tahun ke atas dipengaruhi oleh faktor stres, pola makan, dan lifestyle yang kurang baik, perubahan hormon, serta konsumsi obat-obatan tertentu. Orang dewasa biasanya mengalami inflammatory cystic acnes (breakout) dan bekas jerawat yang lebih sulit hilang. Tidak hanya itu, orang dewasa membutuhkan lebih banyak waktu untuk menyembuhkan jerawat karena kinerja sel kulit sudah mulai menurun. Karenanya, breakout perlu segera ditenangkan melalui penggunaan produk yang tepat untuk acne-prone skin.

dr. Ayman Alatas, Doctor Influencer menambahkan, “Beberapa orang mungkin merasa jerawat sedikit membaik setelah berjemur di bawah sinar matahari karena sinar matahari mengandung Vitamin D yang bisa membantu melawan bakteri dan peradangan di kulit. Namun, terlalu lama atau terlalu sering berjemur justru bisa membuat jerawat semakin parah (flare-up acne). Paparan sinar UV dapat menimbulkan beberapa masalah di kulit, beberapa di antaranya blackhead atau whitehead, peradangan jerawat, hingga bekas jerawat dan flek. Sehingga penting bagi kulit berjerawat untuk tetap menggunakan sunscreen dengan formula non-comedogenic, non-acnegenic, non-fragrance, dan dilengkapi dengan bahan aktif yang dapat menenangkan dan membantu proses penyembuhan jerawat.”

“Saya sangat takjub ketika pertama kali menggunakan sunscreen ini. Saya gunakan yang SPF 35 karena tidak sering berada di outdoor. Saya punya jerawat di pipi merah-merah dan bengkak lalu saya pakai sunscreen ini. Malamnya, pas saya cuci muka, merah-merahnya sudah hilang! Padahal baru pakai sekali,” seru Amanda Rawles, Brand Ambassador.

Kids Zone
Zona di mana buah hati Anda dapat menikmati kisah-kisah seru dalam bentuk cerita dan komik, mengeksplorasi artikel pengetahuan yang menyenangkan, serta permainan yang menarik untuk mengasah pemikiran buah hati.
Masuk Kids Zone
Latest Update
Selengkapnya
img
Mitos dan Fakta Seputar Migrain, Penting untuk Atasi Mitos Migrain di Tempat Kerja
img
Krisis Kesehatan Meningkat, PMI Lanjutkan Layanan Kesehatan Keliling di Kamp Pengungsian Khan Younis Gaza
img
Kampanye Generasi Bersih Sehat, Soroti Pentingnya Akses WASH dan PHBS di Sekolah 
img
Jangan Anggap Enteng Migrain, Ternyata Berpengaruh pula Terhadap Pola Pendidikan Anak