UMKM Kuliner Hadapi Tantangan Efisiensi, Oven Berkapasitas Besar Bisa Jadi Solusi
Siapa di sini yang menjalankan usaha kuliner dari rumah? Jika Moms adalah salah satu di antaranya, pasti paham betul bahwa waktu dan efisiensi menjadi dua hal penting yang perlu diperhatikan. Ketika pesanan datang bersamaan, kapasitas alat produksi yang terbatas bisa membuat proses memasak menjadi lebih lama.
Kondisi ini rupanya juga menjadi tantangan bagi banyak pelaku UMKM kuliner. Berdasarkan riset terbaru yang dilakukan Polytron bersama Populix, sebanyak 60 persen UMKM belum memiliki alat produksi elektronik yang mumpuni. Sementara itu, 55 persen pelaku usaha menempatkan kecepatan layanan sebagai salah satu prioritas utama dalam menghadapi kendala jam operasional.
Karena itu, pemilihan peralatan dapur yang sesuai kebutuhan bisa menjadi salah satu cara untuk membantu pekerjaan lebih praktis, terutama ketika volume produksi mulai meningkat.
Salah satu hal yang perlu dipertimbangkan saat memilih oven untuk usaha rumahan adalah kapasitasnya. Oven dengan ruang lebih besar memungkinkan lebih banyak makanan diproses dalam satu waktu sehingga frekuensi memanggang dapat dikurangi.
Hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam kehadiran Oven Listrik KitchenMate PEO 50B1X berkapasitas 50 liter yang diluncurkan dalam acara “UMKM Naik Level Bareng Polytron” di Jakarta, Jumat (21/8). Oven berkapasitas besar ini dirancang khusus sebagai solusi “anti-gagal” untuk mendongkrak produktivitas UMKm dan serious hobbyists.
Perangkat ini memiliki 5-in-1 Heating Mode yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pemanggangan atas-bawah hingga rotisserie.
Dengan begitu, satu oven dapat digunakan untuk membuat beragam menu, seperti kue kering, roti, hingga ayam panggang utuh.
Product Specialist Small Home Appliances Polytron, Felita Septian Giovani, mengatakan perangkat untuk pelaku usaha perlu dibuat mudah digunakan agar sesuai dengan kondisi di lapangan.
“Berdasarkan riset yang dilakukan bersama Populix, ditemukan data bahwa 60% pelaku UMKM belum memiliki produk elektronik untuk usaha, mereka tentu membutuhkan perangkat yang user-friendly. Oleh karena itu, salah satu bentuk perwujudan komitmen kami adalah kehadiran produk oven listrik ini yang dirancang dengan sistem knob manual agar lebih mudah dioperasikan tanpa kerumitan digital di lapangan,” ungkap Felita.
Kapasitas oven yang besar tentu perlu diimbangi dengan kemampuan mendistribusikan panas secara merata. Pasalnya, hasil panggangan yang berbeda-beda tingkat kematangannya dapat memengaruhi kualitas produk yang dijual.

Oven ini menggunakan Diamond Reflector untuk membantu memantulkan panas ke berbagai arah. Selain itu, terdapat M-Shaped Heating Element yang dirancang untuk mendistribusikan panas lebih merata dibandingkan elemen pemanas lurus konvensional.
Pengguna juga dapat mengatur pemanasan bagian atas dan bawah melalui Dual Heater Control. Suhunya dapat diatur hingga 250°C sehingga tingkat kematangan makanan bisa disesuaikan dengan kebutuhan.
Bagi usaha bakery rumahan, konsistensi seperti ini tentu penting. Produk yang memiliki tingkat kematangan dan warna yang lebih seragam akan lebih mudah dipertahankan kualitasnya dari satu produksi ke produksi berikutnya.
Selain proses memanggang, pembuatan roti juga membutuhkan waktu untuk mengembangkan adonan. Untuk kebutuhan tersebut, tersedia Fermentation Mode atau Dough Proofing yang membantu proses pengembangan adonan.
Fitur ini dapat menjadi pendukung bagi ibu yang membuat roti atau pastry dalam jumlah lebih banyak. Sementara itu, Double Glass Door membantu memberikan insulasi panas yang lebih baik sekaligus menambah keamanan saat oven digunakan.
Aksesori yang digunakan juga berbahan Stainless Steel SUS 304 yang disebut food grade, awet, dan tahan lama.
Bagi usaha rumahan, penggunaan listrik juga menjadi bagian dari biaya operasional yang perlu diperhitungkan. Apalagi jika oven digunakan berkali-kali dalam sehari.
Perangkat ini memiliki teknologi low watt dengan daya start 675W untuk satu pemanas. Fitur tersebut dirancang agar oven dapat digunakan pada lokasi usaha dengan keterbatasan daya listrik dan membantu mengurangi kekhawatiran sekring turun saat mulai digunakan.
Dengan mempertimbangkan kapasitas, fitur pemanasan, kebutuhan fermentasi hingga penggunaan daya, pemilihan oven sebaiknya memang disesuaikan dengan jenis dan volume produksi masing-masing usaha.
Untuk kebutuhan tersebut, KitchenMate PEO 50B1X dapat menjadi salah satu pilihan bagi pelaku UMKM maupun serious hobbyists yang membutuhkan ruang panggang lebih besar.
Dalam rangka peluncurannya, tersedia penawaran khusus dari harga normal Rp2.499.000 menjadi Rp1.799.000. Promo ini berlaku khusus pembelian melalui Shopee Polytron Official Store pada 26 Agustus–9 September 2026.