World Cancer Day 2026, Padukan Inovasi Medis dan Terapi Seni bagi Pasien Kanker
Dalam rangka memeringati World Cancer Day 2026, Perhimpunan Hematologi dan Onkologi Medik Penyakit Dalam Indonesia (PERHOMPEDIN) Cabang Jakarta menyelenggarakan kegiatan bertajuk “COLORS OF HOPE” pada Minggu, 01 Februari 2026. Acara ini memadukan seminar ilmiah mengenai tatalaksana kanker mutakhir dengan kegiatan Art Class sebagai bentuk dukungan holistik bagi para penyintas kanker.
Ketua PERHOMPEDIN Jakarta, Dr. Ronald Alexander Hukom, MHSc, SpPD, K-HOM, FINASIM, menyatakan bahwa penanganan kanker di tahun 2026 telah mengalami kemajuan pesat, namun tantangan aksesibilitas dan deteksi dini masih menjadi pekerjaan rumah besar di Indonesia.
"Melalui tema 'Colors of Hope', kami ingin menekankan bahwa pengobatan kanker bukan hanya soal medis dan obat-obatan mutakhir seperti imunoterapi, tetapi juga tentang memberikan warna dan harapan pada kualitas hidup pasien. Kolaborasi multidisiplin adalah kunci agar pasien mendapatkan terapi yang tepat sasaran," ujar Dr. Ronald Hukom di sela-sela acara.
Dalam kesempatan ini dibahas tentang tatalaksana mutakhir dan pentingnya pengobatan personal (precision medicine) agar terapi lebih efektif dan efisien bagi pasien.
Adapun penyelenggaraan Art Class (melukis totebag dan kelas tata rias) sebagai terapi suportif untuk meningkatkan kesejahteraan mental dan kepercayaan diri pasien selama masa pengobatan.
Ada pula sesi berbagi pengalaman dari para survivor untuk memperkuat komunitas dan memotivasi pasien yang baru didiagnosa agar tidak kehilangan harapan.
Dr. Ronald juga menyoroti pentingnya masyarakat untuk tidak takut melakukan deteksi dini. Menurutnya, stigma dan rasa takut terhadap diagnosis seringkali menjadi penghambat kesembuhan. "Kanker bukan akhir dari segalanya. Dengan teknologi medis yang kita miliki saat ini dan dukungan psikososial yang kuat, peluang kesembuhan dan kualitas hidup yang baik sangat terbuka lebar," tambahnya.