Awal Kekuatan Beribu Kebaikan Jangkau Kampung Pemulung, Ratusan Warga Peroleh Edukasi Kesehatan, Sikat Gigi Baru dan Pemeriksaan Gigi Gratis 

Efa Trapulina - Minggu, 26 Mei 2024
Harianus Zebua, Head of Corporate and Marketing Communication OT Group dan Jenifer Fransisca, Marketing Director Formula mengamati kegiatan pemeriksaan gigi gratis  (Foto: Efa)
Harianus Zebua, Head of Corporate and Marketing Communication OT Group dan Jenifer Fransisca, Marketing Director Formula mengamati kegiatan pemeriksaan gigi gratis (Foto: Efa)
A A A

Berlokasi di Kampung Pemulung Menteng Atas, Jakarta, pemimpin pasar produk sikat gigi, FORMULA, menggelar aksi sosial edukasi kesehatan gigi dan mulut, pembagian sikat gigi gratis, pembagian sembako dan pengobatan gigi gratis kepada ratusan warga. 

“Pada tanggal 12 - 22 Mei 2024 kami dan FKG Universitas Moestopo menggelar kegiatan Moestopo Jelajah Nusantara (MJN) di Pulau Seram Maluku sebagai bagian dari kampanye “Awal Kekuatan Beribu Kebaikan” yang diadakan sejak bulan Maret 2024. Kegiatan ini sukses melakukan pembagian sikat gigi gratis, edukasi, dan pengobatan gigi gratis dengan menjangkau lebih dari 6.000 masyarakat di sana. Sebagai penutup rangkaian kegiatan kampanye ini, kami melakukan edukasi dan pengobatan gigi gratis di Kampung Pemulung Menteng Atas. Sebagai wujud kepedulian kami kepada masyarakat, khususnya warga yang kurang mampu, ” jelas Harianus Zebua, Head of Corporate and Marketing Communication OT Group kepada media di Menteng, Jakarta, Sabtu (25/5/24).

Simbolisasi penyerahan donasi
Simbolisasi penyerahan donasi

Kegiatan ini mendapat sambutan sangat meriah oleh warga Kampung Pemulung. Suasana gembira sangat terasa dalam acara edukasi kesehatan gigi dan mulut yang diikuti oleh puluhan keluarga, kebanyakan terdiri dari para ibu dan anak-anaknya. 

Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut

“Di sini siapa nih yang menyikat giginya 2 kali sehari? Kita perlu sikat gigi 2 kali sehari ya, pagi sesudah sarapan dan malam sebelum tidur. Kalau ganti sikat gigi itu setiap 3 bulan sekali,” ujar salah satu relawan, Tasya, yang merupakan Dokter Gigi Muda dari Universitas Moestopo Beragama. 

Edukasi kesehatan gigi dan mulut berlangsung interaktif. Para Dokter Gigi Muda menjelaskan secara sederhana terkait perbedaan gigi sehat dan tidak sehat, gusi sehat dan tidak sehat, cara benar menyikat gigi, tips merawat kesehatan gigi, cara memilih sikat gigi dan pasta gigi yang baik, dan sebagainya. 

Untuk diketahui, gigi sehat adalah gigi yang berwarna putih kekuningan, tidak terdapat karies (gigi berlubang), tidak terdapat karang gigi dan tidak terdapat kegoyangan pada gigi. Sementara gigi yang tidak sehat memiliki ciri-ciri seperti terdapat perubahan warna, gigi berlubang, karang gigi dan terdapat kegoyangan pada gigi. 

Edukasi kesehatan gigi dan mulut
Edukasi kesehatan gigi dan mulut

Dokter Gigi juga mengedukasi dan memberi tips warga cara memelihara kesehatan gigi dan mulut, antara lain:

  • Menyikat gigi 2 kali sehari, mengganti sikat gigi tiap 3 bulan sekali, menggunakan sikat dan pasta gigi yang tepat sesuai usia
  • Menggunakan pasta gigi dengan kandungan SPL (System Protective Layer) yang ampuh melindungi email gigi dari serangan asam dan mencegah gigi berlubang
  • Kontrol ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali
  • Menggunakan alat bantu untuk membersihkan gigi dan mulut seperti dental floss (benang gigi), tongue scraper (alat pembersih lidah). 
  • Menghindari faktor risiko seperti tidak mengonsumsi gula berlebih, tidak merokok, dan sebagainya. 

Ganti Sikat Gigi 3 Bulan Sekali

Dalam kesempatan tersebut, turut pula dihadirkan pembawa acara dan komedian, Dustin Tiffany, yang mengajak para ibu dan anak-anak untuk rutin menyikat gigi dan mengganti sikat gigi sesuai waktunya. “Ibu-ibu dan adik-adik, jangan lupa ganti sikat giginya. Jangan tunggu sampai mekar-mekar tuh sikat giginya. Itu sih bukan untuk sikat gigi tapi sikat pelek motor sama sepatu kalau udah mekar,” katanya bercanda tapi serius. 

Ya, faktanya, masih banyak masyarakat Indonesia yang masih mengabaikan perihal mengganti sikat gigi sesuai waktunya. Hal ini ditegaskan oleh Marketing Director Formula, Jenifer Fransisca.

“Kalau secara nyata, prevalensi orang mengganti sikat gigi di Indonesia ini masih sekitar 9 - 10 bulan sekali. Nah, ini yang menjadi kekhawatiran kita. Padahal anjuran dari dokter gigi maupun WHO sudah jelas mengatakan bahwa mengganti sikat gigi yang terbaik adalah 3 bulan sekali. Inilah yang menjadi dasar kampanye “Awal Kekuatan Beribu Kebaikan” untuk memberikan edukasi lebih. Makanya kita menjangkaunya gak cuma di beberapa lapisan masyarakat, tapi mulai dari anak-anak usia SD, SMP, kita ajarkan pengetahuan ini sejak dini,” imbuh Jenifer.

Dalam hal ini, jenama tersebut bekerja sama dengan platform fundraising digital karya anak bangsa, KitaBisa, sejak bulan Maret 2024. Mereka mengajak masyarakat mendonasikan sikat gigi baru untuk sesama yang kurang mampu dengan cara memasukkan sikat gigi baru FORMULA ke dalam wadah khusus yang telah disediakan di sejumlah titik seperti sekolah, kantor, masjid dan lokasi sejumlah acara terkait bulan Ramadan. 

Pembagian Sikat Gigi Gratis Berkelanjutan

Selama itu, ujar Jenifer, telah terkumpul sekitar 10.000 sikat gigi yang selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. “Untuk saat ini kami menyasar pembagian sikat gigi gratis di 10 titik lokasi di pulau Jawa, dan bisa lebih jauh lagi ke depannya,” ungkap Jenifer. 

Harianus menjelaskan, salah satu lokasi tempat disalurkannya sikat gigi hasil donasi tersebut adalah di Kampung Pemulung Menteng Atas. “Warga kurang mampu masih jarang dijangkau oleh korporasi dalam hal edukasi kesehatan gigi dan mulut. Melalui kerjasama dengan KitaBisa, kami berharap akan lebih banyak lagi warga kurang mampu yang dapat dilayani terkait kesehatan gigi dan mulut. Warga kurang mampu juga berhak terhadap akses kesehatan gigi dan mulut. Langkah kecil ini semoga dapat menginspirasi pihak lain agar melakukan hal yang sama sehingga lebih banyak lagi masyarakat yang dapat dijangkau, ” tambah Harianus.

Kegiatan fun untuk anak-anak
Kegiatan fun edukasi untuk anak-anak

Selain edukasi kesehatan gigi dan mulut serta pembagian sikat gigi gratis, hari itu dilakukan pula pembagian paket sembako dari rumah ke rumah warga, pemeriksaan gigi gratis dan kegiatan kreatif untuk anak-anak seperti menggambar dan mewarnai. 

Sekadar diketahui, World Health Organization (WHO) menetapkan target pada tahun 2030 minimal 50% anak usia 5 tahun bebas dari karies gigi dan 90% orang dewasa bebas dari kehilangan gigi karena periodontitis. 

Sebagai merek oral care asli Indonesia, Jenifer mengatakan bahwa pihaknya mendukung target WHO dengan terus konsisten memberikan edukasi kesehatan gigi dan mulut yang dibarengi dengan pembagian sikat gigi gratis serta pengobatan dan perawatan gigi gratis kepada masyarakat umum. “Kampanye Awal Kekuatan Beribu Kebaikan akan menjadi kegiatan berkelanjutan,” tutup Jenifer. 

Kids Zone
Zona di mana buah hati Anda dapat menikmati kisah-kisah seru dalam bentuk cerita dan komik, mengeksplorasi artikel pengetahuan yang menyenangkan, serta permainan yang menarik untuk mengasah pemikiran buah hati.
Masuk Kids Zone
Latest Update
Selengkapnya
img
Mitos dan Fakta Seputar Migrain, Penting untuk Atasi Mitos Migrain di Tempat Kerja
img
Krisis Kesehatan Meningkat, PMI Lanjutkan Layanan Kesehatan Keliling di Kamp Pengungsian Khan Younis Gaza
img
Kampanye Generasi Bersih Sehat, Soroti Pentingnya Akses WASH dan PHBS di Sekolah 
img
Jangan Anggap Enteng Migrain, Ternyata Berpengaruh pula Terhadap Pola Pendidikan Anak