Kisah Yansen Gunawan Ciptakan Produk Sambal Khas Indonesia dari Resep Warisan Keluarga

Efa Trapulina - Rabu, 10 Juli 2024
Yansen Gunawan, Founder Eatsambel (Foto: dok. Shopee)
Yansen Gunawan, Founder Eatsambel (Foto: dok. Shopee)
A A A

Siapa di sini pecinta berat sambal? Yups, bagi sebagian orang Indonesia, hidangan terasa kurang lengkap tanpa sambal. Sensasi sambal yang membakar lidah namun nikmat, memang menjadi cita rasa yang tak terpisahkan dari budaya kuliner Nusantara.

Sambal, bahkan dijadikan salah satu item penambah selera makan. Kondisi ini pula yang dijadikan peluang oleh Yansen Gunawan saat menciptakan Eatsambel pada tahun 2018 silam.

Kala itu, Yansen berkeinginan untuk bisa mengobati kerinduan masyarakat Indonesia yang tinggal di luar negeri akan cita rasa sambal, yang sulit ditemukan di luar tanah air. 

Ia juga menyadari bahwa banyak orang menyukai sambal, tetapi tidak semua orang bisa dan mau repot untuk membuat sambal yang lezat. 

Resep Turun Temurun

Oleh karena itu, bermodal resep sambal turun temurun dari keluarganya, Yansen pun menciptakan brand sambal tersebut, yang hadir dengan cita rasa rumahan yang sesuai dengan selera orang Indonesia. 

Dalam membuat sambal, Yansen menggunakan komposisi bahan alami untuk selalu menjaga kualitas kesegaran serta menjamin kenikmatan dan rasa terbaik saat sampai di tangan konsumen. Untuk itu, ia bekerja sama dengan para petani cabai untuk menunjukkan kualitas bahan baku lokal Indonesia.

Petani cabai ini tersebar di berbagai daerah. Berbagai macam bahan baku lokal ini lalu dikreasikan Yansen menjadi 4 varian cita rasa sambal khas Indonesia.  Ia lalu mengemasnya  dengan nama unik, mulai dari Cumi Ciamik, Cakalang Rindu, Ayam Suwir Icikiwir, dan Teri-Ngat Kamu.

Manfaatkan Fitur Live dan Video di Toko Orange

Saat merintis bisnisnya, awalnya Yansen mencoba untuk memberikan sambal buatannya secara gratis kepada para kerabat. Setelah mendapat respons yang sangat positif, kepercayaan dirinya semakin membuncah tinggi.

Yansen pun meyakini, dalam bisnis kuliner, yang dibutuhkan bukan hanya rasa yang enak, melainkan juga branding produk itu sendiri. Untuk itu, ia pun lalu memanfaatkan platform Shopee untuk mendukung bisnisnya dan menjangkau target pasar yang dimiliki. 

Dalam membuat sambal, Yansen menggunakan
Dalam membuat sambal, Yansen menggunakan komposisi bahan alami yang diperoleh dari petani lokal

Yansen langsung menggunakan platform Toko Orange tersebut untuk mengenalkan produknya. Berawal dari hanya memperkenalkan varian produk dengan foto yang cantik, Yansen lalu berkreativitas memanfaatkan fitur interaktif  Live dan Video yang sudah tersedia di platform tersebut. 

Yansen Gunawan, Founder Eatsambel mengatakan, “Sambal menjadi satu cita rasa yang dicari masyarakat Indonesia. Maka dari itu, kami ingin produk kami bisa dicoba dan menjadi teman makan seluruh orang Indonesia,” ujarnya. 

Ia lalu menyinggung dua fitur yakni Live dan Video yang menjadi solusi bisnisnya dalam melewati masa sulit saat pandemi lampau.

Penjualan Melejit Hingga 3 Kali Lipat

“Awalnya, Shopee Live menjadi strategi pemasaran yang kami gunakan untuk menjawab perubahan perilaku belanja masyarakat. Namun ternyata banyak sekali manfaat dan dampak positif yang kami rasakan hingga hari ini, mulai dari memperluas jangkauan pasar, menciptakan interaksi dengan konsumen, bahkan juga peningkatan transaksi yang signifikan. Melalui fitur Live pada kampanye angka kembar, total transaksi produk kami berhasil meningkat hingga 3 kali lipat dibandingkan biasanya,” cerita Yansen.

Memiliki produk yang bermain dengan sensasi rasa, fitur Live dan Video menjadi strategi penting yang dilakukan brand sambal lokal dalam kemasan tersebut dalam membantu konsumen melakukan keputusan pembelian. 

Sajikan Konten Ringan dan Lucu

Melalui fitur Live, Yansen dapat mendeskripsikan cita rasa dari masing-masing varian produk, menunjukkan bahan baku alami yang terkandung dalam produk, serta memberikan rekomendasi dan menjawab secara langsung pertanyaan yang muncul di kolom komen. 

Memanfaatkan fitur video, Yansen memberikan tips dan kreasi makanan yang cocok dengan produk mereka sambil berkolaborasi dengan figur selebriti ternama.

“Tiga nilai penting dari konten video kami adalah ringan, lucu dan tradisional. Karena itu, kami mengangkat cerita berdasarkan kehidupan sehari-hari kami yang dikemas dengan konsep komedi ringan, seperti konten video pendek yang lucu bersama para karyawan maupun selebriti ternama. Kami percaya bahwa kekuatan dari brand kami adalah kreativitas, dan dengan hadirnya fitur Video ini menjadi wadah kami untuk menyalurkan berbagai ide untuk menghibur konsumen kami,” katanya.  

Yansen juga mengatakan, kedua fitur interaktif itu juga makin memudahkan konsumen untuk bisa langsung membeli produk mereka melalui Keranjang Orange sambil menikmati promo dan diskon spesial. 

“Kami percaya bahwa ‘inovasi’ dan ‘kreativitas’ adalah kunci utama bagi brand dalam mencapai kesuksesan. Salah satu caranya adalah tidak berhenti mempelajari tren dan memanfaatkan inovasi teknologi yang ada dengan cara yang khas dan berbeda dengan yang lain, seperti yang kami lakukan bersama fitur Live dan Video,” tutup Yansen atau yang akrab dipanggil Mas Yangun oleh para konsumennya.

Kids Zone
Zona di mana buah hati Anda dapat menikmati kisah-kisah seru dalam bentuk cerita dan komik, mengeksplorasi artikel pengetahuan yang menyenangkan, serta permainan yang menarik untuk mengasah pemikiran buah hati.
Masuk Kids Zone
Latest Update
Selengkapnya
img
Seru-seruan di Explore Wonderland Bersama si Kecil, Optimalkan Tumbuh Kembang Anak di Periode Emasnya 
img
Lidah Dunia Puji Kelezatannya, Mi Instan Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi
img
Rahasia Dapur Terbongkar! Demo Masak Inspiratif Bareng Chef Nicky Tirta Bersama Dua Komunitas Ibu dan Gadis
img
Kembali Digelar, Bandung – Lembang Bakal Jadi Saksi 308 Pelari Perjuangkan Hak Anak di Run To Care 2024