ads

Menciptakan Ruang Olahraga yang Ramah bagi Anak Disabilitas, Ini Langkah Run for Equality 2026

Efa Trapulina - Rabu, 03 Juni 2026
Plan Indonesia kembali menghadirkan Run for Equality 2026, ajang lari inklusif yang akan digelar pada 26 Juli 2026 di Senayan Park, Jakarta (Foto: Ist)
Plan Indonesia kembali menghadirkan Run for Equality 2026, ajang lari inklusif yang akan digelar pada 26 Juli 2026 di Senayan Park, Jakarta (Foto: Ist)
A A A

Melihat anak merasa bahagia dan bebas saat beraktivitas, termasuk bermain dan mengikuti kegiatan olahraga merupakan kebahagiaan bagi orang tua. Bagi sebagian anak, hal itu mungkin terlihat biasa. Namun, bagi anak penyandang disabilitas, hal itu bisa jadi suatu keistimewaan. 

Ya, tak bisa dipungkiri, kesempatan mereka untuk menikmati ruang publik dan aktivitas olahraga yang aman serta inklusif masih menjadi tantangan. Padahal, bermain dan olahraga bukan hanya persoalan aktivitas fisik. Keduanya menjadi sarana penting bagi anak penyandang disabilitas untuk membangun kepercayaan diri, bersosialisasi, serta mengembangkan potensi diri.

Kesadaran inilah yang mendorong Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) kembali menghadirkan Run for Equality 2026. Ajang lari inklusif yang akan digelar pada 26 Juli 2026 di Senayan Park, Jakarta, ini mengusung tema Equal Steps, Equal Play dan terbuka bagi seluruh masyarakat melalui kategori 3K, 5K, dan 10K.

Di balik kegiatan olahraga tersebut, ada pesan lebih besar yang hendak disampaikan oleh yayasan yang konsisten memperjuangkan pemenuhan hak dan kesetaraan anak tersebut. Event olahraga ini diadakan untuk memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk bermain, berpartisipasi, dan berkembang tanpa diskriminasi.

Dalam konferensi pers yang berlangsung di Senayan Park Jakarta, Selasa (2/6), Direktur Eksekutif Plan Indonesia, Dini Widiastuti, menyampaikan bahwa masih banyak tantangan yang dihadapi penyandang disabilitas dalam mengakses ruang publik maupun berbagai layanan dasar.

"Melalui Run for Equality 2026, kami ingin mendorong terciptanya ruang olahraga dan ruang publik yang lebih inklusif, di mana setiap anak dan kaum muda, termasuk penyandang disabilitas, memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi, bermain, dan berkembang tanpa diskriminasi," ujarnya.

Pesan tersebut menjadi penting mengingat berbagai data menunjukkan akses penyandang disabilitas terhadap pendidikan maupun ruang publik yang aman dan inklusif masih terbatas. Banyak anak disabilitas yang belum memiliki kesempatan yang sama untuk beraktivitas dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.

Plan Indonesia Equality for Run 2026
(ki-ka) Mama Diva, Jonna Aman Damanik, Dini Widiastuti, dan Michelle Marietta Secoa (Foto: Efa)

Menurut Komisioner Komnas Disabilitas, Jonna Aman Damanik, inklusivitas tidak sesederhana itu. "Inklusivitas bukan hanya tentang menghadirkan penyandang disabilitas dalam sebuah kegiatan, tetapi memastikan mereka dapat berpartisipasi secara bermakna, aman, dan setara," katanya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti Run for Equality menjadi pengingat bahwa olahraga merupakan hak setiap orang.

"Inisiatif seperti kegiatan ini menjadi penting untuk mendorong kesadaran publik bahwa olahraga adalah hak semua orang."

Lebih dari Sekadar Olahraga

Bagi orang tua, olahraga sering kali menjadi sarana untuk mengajarkan anak tentang disiplin, kerja sama, dan kepercayaan diri. Nilai-nilai yang sama juga dibutuhkan oleh anak-anak penyandang disabilitas.

Karena itu, menciptakan ruang yang inklusif tidak hanya bermanfaat bagi mereka yang memiliki kebutuhan khusus, tetapi juga membantu anak-anak lain untuk belajar tentang empati, penerimaan, dan keberagaman sejak dini.

Sustainability Lead UNIQLO Indonesia, Michelle Marietta Secoa, menilai olahraga memiliki kekuatan untuk menyatukan banyak orang tanpa memandang latar belakang maupun kondisi fisik.

"Kami percaya bahwa olahraga memiliki kekuatan untuk menyatukan banyak orang dan membangun rasa percaya diri," ujarnya.

Menurut Michelle, kolaborasi berbagai pihak dibutuhkan untuk menghadirkan lingkungan yang lebih terbuka bagi seluruh anak dan kaum muda. "Karena itu, penting bagi kita semua untuk terus menciptakan ruang yang lebih terbuka, nyaman, dan inklusif bagi anak-anak dan kaum muda, termasuk penyandang disabilitas,” katanya.

Ketika Merasa Diterima

Makna inklusivitas juga dirasakan langsung oleh Mama Diva, penyandang disabilitas dengan rare disease Seckel Syndrome yang pernah mengikuti Run for Equality pada 2024 dan 2025.

Baginya, acara tersebut bukan sekadar kegiatan olahraga. "Run for Equality membuat saya merasa diterima dan dipercaya bahwa saya juga bisa ikut berpartisipasi seperti yang lain," ungkapnya.

Pengalaman itu menjadi dorongan penting untuk membangun rasa percaya diri dan menunjukkan kemampuan yang dimiliki.

"Saya berharap semakin banyak ruang yang ramah dan inklusif untuk teman-teman disabilitas agar kami bisa lebih percaya diri dan berani menunjukkan potensi kami,” harapnya.

Berlari Sambil Berbagi

Tahun ini, Run for Equality juga menggabungkan semangat olahraga dengan aksi solidaritas. Melalui kerja sama dengan Kitabisa, peserta dapat ikut berkontribusi dalam penggalangan dana untuk penyediaan alat bantu dan fasilitas pendukung bagi anak-anak penyandang disabilitas di Nusa Tenggara Timur.

CEO Kitabisa Group, Vikra Ijas, menjelaskan bahwa setiap peserta tidak hanya berpartisipasi dalam kegiatan lari, tetapi juga turut berkontribusi membantu anak-anak yang membutuhkan akses pendukung disabilitas. "Selain berkontribusi untuk membantu akses anak-anak di NTT, setiap peserta Run for Equality 2026 otomatis juga berkontribusi untuk melindungi satu sama lain bersama SalingJaga yang memberi peserta manfaat perlindungan jiwa dan kecelakaan selama satu tahun ke depan," jelasnya.

Yuk, Moms, kita dukung ajang lari inklusif ini dengan mengajak anak dan keluarga ikut serta. Run for Equality 2026 terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat.  Mari bersama-sama menciptakan masa depan yang lebih setara bagi seluruh anak di Indonesia.

Kids Zone
Zona di mana buah hati Anda dapat menikmati kisah-kisah seru dalam bentuk cerita dan komik, mengeksplorasi artikel pengetahuan yang menyenangkan, serta permainan yang menarik untuk mengasah pemikiran buah hati.
Masuk Kids Zone
Latest Update
Selengkapnya
img
Menciptakan Ruang Olahraga yang Ramah bagi Anak Disabilitas, Ini Langkah Run for Equality 2026
img
World Milk Day 2026: Mengapa Susu Masih Jadi Bagian Penting dari Gizi Keluarga?
img
Resmi Digelar, Indonesia Open 2026 Hadirkan Atlet Bulu Tangkis Dunia dan Pelajaran Hidup Bagi Anak
img
Peringatan Hari Keanekaragaman Hayati Internasional, Ajak Generasi Muda Peduli Konservasi Keanekaragaman Hayati